5. Simpan widget dan preview Blog Anda Jika Anda sudah memiliki tombol google + di atas atau di bawah posting Anda, kemungkinan widget tersebut tidak muncul. Silakan hapus kode berwarna merah jika sobat mau menghapusnya, karena mungkin bisa mempercepat loading blog. Jika Anda menggunakan template gelap / dark template, Silakan Anda dapat mencoba kode di bawah ini:

Minggu, 22 Desember 2013

mencoba & berusaha

mencoba dan berusaha selalu memberikan mentari agar kau tak merasakan kegelapan.
mencoba dan berusaha selalu memberikan pelangi untuk memberi warna dalam hidupmu.
tak bernilaikah itu dimatamu?

selalu saja ada penolakan dalam semua sikap dan tindakan mu.
dan dengan keegoisanmu, kau hanya bisa mengeluh, marah, dan membentak.

apa aku harus bertahan?

Rabu, 18 Desember 2013

DATANG BERSAMAAN

mungkinkah ada yang salah?
kejadian yang tak terduga dan tak pernah ada di benak ataupun angan - angan
perasaan n hati nuranipun tak pernah menginginkan kejadian seperti ini terjadi.
kenapa semuanya datang bersamaan?

dari awal hanya menginginkan satu warna pelangi yang selalu ada mewarnai hidup.
tapi,saat Tuhan berkehendak lain,
kenapa semuanya datang bersamaan?

kemampuan untuk mengatakan "Tidak" seakan hilang dalam memori otak.
seharusnya Mampu, tapi kenyataannya tidak.
tak ada ketenangan yang didapatkan dari kejadian ini,
yang ada hanya Gelap, Ketakutan, Kebohongan, yang seharunya tidak pernah terjadi.
akankah semuanya akan pergi bersamaan?

harapan untuk membuat pelangi di kehidupan, hanya menjadi petir, guntur, dan hujan -_-
akankah semuanya akan pergi bersamaan?

Kamis, 17 Oktober 2013

HATI DAN UCAPAN TIDAK RELEVAN?



aku = Fera
            Mencoba melupakan semua janji – janji Indah dalam sebuah hubungan, melupakan kenangan – kenangan Indah, bahkan mencoba melupakan sosok diriya, hal itu yang selalu terlintas di fikiran ini, TAPI HATI ini selalu menyangkal dan menyerah. Ternyata Hati ini belum sanggup, dan apakah akan SANGGUP? #Entahlah
            hal ini bukan yang pertama kalinya, tp bisa di bilang ini sudah ke-5x nya kami “putus”. Tapi, putus kali ini yang paling menyiksa, dan kemungkinan besar sudah tidak bisa di satukan lagi. Bahkan, dengan “Bodohnya” diriku, aku yang menyatakn hal itu. Sebenarnya dia masih menghubungi ku, sekedar nanya kabar, lagi apa, gimana kondisi orang tua, dsb. Hal itu membuat hatiku sedikit berbunga dan seakan tali yang mengikat hati ku dengan kencang terasa terlepas. Tapi lagi – lagi dengan “bodohnya”, ucapan ku malah menyatakan kalau dia datang hanya “menyiksa”? 
            Sekarang, tak ada lagi kabar, tak ada lagi sms, tak ada lagi telfon, tak ada lagi ini dan itu tentang dia. Yang ada hanya PENYESALAN dalam diriku. Yang ada hanya ingatan – ingatan tentang dia. Bahkan tanpa ku sadari kenapa semua tentang dia selalu terlintas dan terlihat seakan Tuhan menghukumku untuk tidak bisa melupakannya
            disaat bahagiah hati ku seakan ingin memberitahunya, berbagi cerita dengannya, dan curhat ini itu. Bahkan disaat sedih kenapa hanya ada dia di hati dan fikiran ku????? Tapi Fikiranku terus melawan untuk menghubunginya yang membuat Hati ku tersiksa. 
Hanya dia yang setia jadi tempat berbagi, baik senang maupun duka, dia selalu mampu mengubah hati ini dari gelap menjadi Terang, dan dari terang menjadi lebih terang, yah itu DIA.
            Sebenarnya ku tak bermaksud untuk mengatakan kalau dia hanya “menyiksa”, tapi ku hanya ingin buat dia merasa lebih tenang tanpa kehadiranku, yang tak perluh pusing mikirin diriku yang hanya bisa mengadu nasib dan duka ke dia, terlebih lagi, katanya Dia sudah dapat penggantiku dengan waktu yang relatif singkat menurutku,  walaupun dia bilang itu hanya “bohong”, tapi kenapa Hati ini sakit saat dia bilang kalau dia sudah menemukan pengganti diriku? 
            Apa mungkin dia sudah bahagiah? Dan benar – benar menemukan sosok orang yang benar – benar bisa ngertiin dia? Sanyangi dia? Dan manjakan dia?. Yah, semoga saja. Tapi, jujur... hatiku belum bisa melupakan dia. Otakku juga belum sepenuhnya bisa menghapus dirinya dan kenangannya. Maafkan aku. L :’( 
            Sewaktu masih jadian, ku selalu cerita kalau banyak yang “nembak”, dan ku tolak. Dan kamu selalu bertanya kenapa ku menolaknya? Apa kamu “bego” atau di bego – begoin?? Seharusnya dia sudah tahu kenapa ku menolak mereka.
            Pertama, aku masih punya kekasih, yaitu dia.
            Kedua, aku sayang dan cinta Cuma untuk dia.
            Ketiga, aku tidak bisa membagi hati dan fikiran ku untuk orang lain selain dia.
            Dan masih banyak alasan lagi kenapa ku menolak mereka. Yang kuharapkan dia seharunya bangga, kalau aku lebih memilih dia. Kenapa sempat terfikir di fikiran dia, kenapa aku tidak menerima mereka?????
            Bahkan setelah kita putus, dia bilang terimalah orang – orang yang dulu datang sewaktu kami masih jadian. Apa itu mudah bagiku? Ha?
            Sampai saat ini, hati ku selalu ingin menghubungi dia, mendengar suaranya, dan mengetahui kabarnya, tapi lagi – lagi fikiran ini selalu melawan. Move on... Move on, Move on. Tapi apa aku bisa? :'(
***




Kamis, 12 September 2013

M+A+M+A

selamat datang cobaan baru, selamat datang di keluarga kami #lagi
ok, sekarang Fera harus siap menghadapi kemungkinan terburuk, kemungkinan yang tak pernah terbayangkan olehnya, kemungkinan yang tak pernah ingin di alami.

berawal dari bulan Ramadhan 1434 H, Fera bingung kakak dari mamanya Fera (dibaca tante Sara) daatang dari kampung yang jauhnya lebih dari 200km hanya untuk membuat obat alternatif dan hari itu juga tantenya kembali k kampung, intinya hanya sekedar membawa obat itu dan pergi lagi.

"kenapa? kenapa? kenapa? kenapa tante Sara rela jauh - jauh bawa obat buat mama? apa mama sakit? ku fikir mama hanya sakit biasa? yah paling kecapean, atau sakit perut yang katanya seperti mau melahirkan kalau lg datang bulan, tapi mama tidak pernah bilang kalau lg sakit parah? " 

tak henti - hentinya Fera bertanya dalam hati, hingga ssat masak bersama mamanya Fera memberanikan diri menanyakan hal itu.

Fera      : ma, mama sakit yah?
mama    : Fera tidak tau? klw mama sakit?
Fera      ; yah, Fera tau kalau mama sakit, mama sakit kalau tidak tidur siang, mama sakit kalau lagi datang   bulan, mama sakit kalau gigi yang lobang tidak di kasih kapas dulu sebelum makan, ya kan ma?
mama: iya nak, tapi ada yang lebih parah lagi 
Fera: apa ma? :'(
mama: mama juga belum bisa pastikan nak

Fera hanya berharap penyakit mama ini tidak separah ketakutan yang menghantuinya. Ketakutan yang setahun lalu saat dokter mem-Vonis kalau ayah Fera menderita "JANTUNG KORONER" dengan 2x masuk rumah sakit bahkan dalam keadaan yang tak diduga - duga. :'( .
Fera baru sadar, kenapa semua keluarga, teman, tetangga- tenagga yang bertemu mama pasti selalu bilang 
"kenapa sekarang Kurusan? Ibu sakit?"
memang mama tiap harinya semakin kurus, tidak seperti dulu yang "berisi". :( 

singkat cerita, MAMA ternyata menderita "T_ _ _ R" hal ini lah yang membuat mama selalu kesakitan yang tertahankan bahkan sampai meneteskan airmata jika sedang HAID :'( berita ini seakan mengiris - mengiris hati Fera,
"Apa? kenapa harus mama? :'( "

walaupun fera selalu nampak cuek, dan tak ingin mama memikirkan soal penyakitnya dan nantinya akan membuat dia sedih, fera selalu mengalihkan pembicaraan saat mama mulai mengatakan "Nak, bagaimana kalau mama di operasi saja?
padahal Fera tahu, kalau mama Takut untuk di Operasi, bahkan Butuh keberanian Ekstra saat mama setia menjaga ayah  Fera tahun lalu di RS.

setiap malam Fera hanya berdoa, menangis dan bertanya - tanya, "apa yang harus fera lakukan? sikap apa yang harus Fera tunjukkan ke mama?"

SEKARANG.... mama selalu ke RS untuk mengejek kondisi kesehatannya, dan dokter selalu bertanya setiap mama datang "IBU KALAU DI OPERASI MAU?"
*??????*


Kamis, 08 Agustus 2013

terimakasih :) ^_^

 selamat Hari raya idul Fitri 1434 Hijriah. Minal aidin wal faidzin :)

tepat setahun cobaan yang dirasakan Fera yang menimpah keluarganya' yang di fikirkannya itu adalah cobaan terberat yang di ujikan oleh Allah, Tuhan pencipta alam semesta.
Fera tak pernah bermimpi untuk mengalami dan menghadapi cobaan tersebut,,, Fera sempat berfikir mengapa Allah memberikan cobaan seperti itu???

Tapi, seiring berjalannya waktu, Fera baru sadar.....
Fera bisa menerima cobaan yang diberikanNya... Fera bisa mengambil hikma dari cobaan tersebut....
walaupun dampak dari cobaan itu tetap selalu menghantui dan menakuti setiap detik kehidupan yang di lalui Fera...
karna... Fera tau, suatu waktu cobaan itu akan datang lagi dan lebih besar. dan Fera tak ingin itu terjadi secepat itu... :'(

hanya berdoa, selalu menjaganya, dan berusaha selalu di sampingnya yang bisa di lakukan fera...
berharap Sang Pencipta memberikan umur yang panjang kepada orang - orang di samping dan menyayangi Fera...

Hari ini.... Fera tak henti-hentinya mengucap syukur kepada Allah, Tuhan maha Pengampun, maha penyanyang, dan maha segala maha...
"Alhamdulillah Ya Allah" syukur Fera...
fera masih bisa merasakan Indahnya Ramadhan yang sangat berbeda dari tahun lalu, Fera masih bisa merasakan Indahnya Hari kemenangan nan Fitri 1434H. fera masih bisa merayakan 1 syawal 1434H dengan keluarga yang lengkap...
"semoga ini bukan Ramadhan terakhir kami Ya Allah.. pertemukannlah kami dengan Ramadhan - Ramadhan Mu selanjutnya ya Allah dengan keluarga yang Lengkap,... bukan bermaksud mengatur Engkau yaa Allah, Fera hanya belum siap untuk membayangkan kemungkinan   terburuk terjadi kepada kami.... :'( .. Ya Allah yang maha pengampun, pengasih dan Penyanyang.... dan maha dari segala maha... Terimahlah doa Fera, Aamiin, aamiin, aamiin ya Robbal alamiin" Sepenggal do'a Fera.


nb: Fera nama samaran :D

Kamis, 01 Agustus 2013

goresan kata



@ jika ada yang meminta tolong terhadapmu, berfikirlah kalau kita berada d posisi mereka yang meminta tolong dan sangat berharap untuk diberi pertolongan.

@ menyakitkan ketika kita menyimpan rasa sayang yang masih  begitu besar , tetapi malu mengatakan yang sebenarnya. :'( 

@ tangisan mungkin tidak menyelesaikan masalah mu, Tetapi dengan menangis beban d hati seakan berkurang.

@ berpura - pura bersikap kuat, tegar, dan ceria di hadapan mantan kekasih justri lebih menyakitkan. apalagi melihatnya lebih bahagiah tanpa kamu

@ beberapa orang menulis status di dunia maya (fb,twitter, bbm, dsb) bukan untuk di like atau d komen oleh semua kontaknya. tapi, hanya seseorang atau beberapa orang yang diharapkan. TETAPI akan menyakitkan ketika statusnya tidak muncul d beranda orang yg d harapkan atau bahkan orang tersebut cuek - cuek saja, atau bisa saja dianya tidak merasa. 

@ lebih dekatlah dengan Tuhan mu, niscaya kamu akan selamat

@ jadikanlah ibadah ada kebutuhan mu, karna dengan beribadah cara kita berkomunikasi dengan sang Pencipta. dan InsyaAllah tidak ada keraguan bahkan ketakutan menghadapi apapun.

@ terkadang dengan Masalah orang akan lebih dekat dengan Tuhannya. lebih baik lagi jika setiap detik kehidupan  Tuhan selalu di ikutsertakan.

:)