PENALARAN TIDAK LANGSUNG PROPOSISI KATEGORIS
(INDUKSI)





v Premis – premis dari induksi adalah proposisi
empiris yang langsung kembali kepada suatu observasi indra atau proposisi
dasar. Proposisi dasar menunjuk kepada fakta, yaitu observasi yang dapat di uji
kecocokannya dengan tangkapan indra. Pikiran tidak dapat mempersoalkan benar
tidaknya fakta, akan tetapi hanya dapat menerimanya.
v Kesimpulan penalaran induksi itu lebih luas
dari pada apa yang dinyatakan di dalam premis – premisnya.
v Kesimpulan induksi itu memiliki kredibilitas
rasional. Kredibilitas rasional disebut probabilitas. Probabilitas itu didukung
oleh pengalaman, artinya kesimpulan induksi menurut pengalaman biasanya cocok
dengan observasi indra atau biasa juga tidak seharusnya cocok.

v Kita dapat berpikir secara ekonomis meskipun ekperimen kita
terbatas pada beberapa kasus indivudual
v Pernyataan yang di hasilkan melalui cara berpikir Induksi
memungkinkan proses penalaran selanjutnya baik secara Induktip dan Deduktip



v Generalisasi harus tidak terbatas secara
numerik. Artinya, Generalisasi tidak boleh terikat kepada jumlah tertentu. Jika
dikatakan “semua A adalah B”, maka proposisi itu harus benar, berapapun jumlah
A. proposisi itu berlaku untuk setiap dan semua subjek yang memenuhi kondisi A.
v Generalisasi harus tidak terbatas secara
spasio – temporal, artinya tidak boleh terbatas dalam ruang dan waktu. Jadi
harus berlaku di mana saja dan kapan saja.
v Generalisasi harus dapat dijadikan dasar
pengandaian. Yang dimaksud dengan dasar pengandaian disini adalah dasar dari
yang disebut contrary-to- facts
conditional atau unfulfilled
conditionals.



v Makin besar jumlah fakta yang dijadikan dasar
penalaran induksi, makin tinggi probabilitas kesimpulannya dan sebaliknya.
v Makin besar jumlah factor analogi di dalam
premis, makin rendah probabilitas kesimpulannya dan sebaliknya.
v Makin besar jumlah factor disanaloginya di
dalam premis, makin tinggi probabilitas kesimpulannya dan sebaliknya.
v Semakin luas kesimpulannya semakin rendah
probabilitasnya dan sebaliknya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar